Efek Samping Konsumsi Sarang Burung

Banyak toko tawarkan bermacam bungkusan atau hampers untuk diserahkan ke rekan atau keluarga namun konsumsi sarang burung memiliki efek samping.

Salah satunya hampers favorite di tahun baru Imlek ialah sarang jelek walet yang umum dikatakan sebagai bird nest atau yanwo.

Efek Samping Konsumsi Sarang Burung Walet dibalik Manfaat bagi Tubuh

Sarang burung walet biasanya dipasarkan berbentuk paket minuman dan mentah untuk selanjutnya diolah sendiri.

Yang disebutkan dengan sarang burung walet sebenarnya ialah air liur (saliva) dari beberapa macam burung walet, misalnya Aerodramus fuciphagus dan Collocalia sumbawae yang hidup di teritori Asia Tenggara seperti Indonesia, Malaysia, Thailand, Vietnam, dan Filipina. Kabarnya, budaya konsumsi sarang burung walet telah diawali semenjak jaman Dinasti Tang (618-907 A.D) di Tiongkok.

Baca Juga: Pola Hidup Buruk Percepat Penyusutan Otak

Harga sarang burung walet bagus di dalam wujud minuman atau berbentuk mentah relatif mahal. Tetapi, ini tidak lalu membuat orang batal membeli.

Ini karena manfaat kesehatan yang dijajakannya demikian besar, dan bisa dimakan beberapa anak sampai lanjut usia.

Memangnya apa manfaat kesehatan sarang burung walet untuk kesehatan? Bagaimana panduan pilih sarang burung walet yang bagus? Baca keterangan di bawah ini sampai habis, ya!

  1. Membuat perlindungan tubuh dari radikal bebas

Sarang burung walet memiliki kandungan property anti-oksidan yang bisa melindung sel tubuh dari radikal bebas. Sebuah laporan dengan judul “A Mini Ulasan on Medicinal Effects of Edible Bird’s Nest” yang diedarkan di jurnal Letters in Health and Biological Sciences tahun 2017 mengatakan jika sarang burung walet bisa jadi suplemen efisien untuk mencegah stres oksidatif.

Stres oksidatif ialah keadaan tubuh saat jumlah radikal bebas dalam tubuh semakin banyak dari anti-oksidan, yang selanjutnya bisa menghancurkan molekul tubuh lainnya. Contoh penyakit yang dapat tampil karena stres oksidatif ialah kanker, penyakit jantung, kegemukan, hipertensi, dan Alzheimer.

  1. Memiliki kandungan property antivirus

Berdasar sebuah laporan dengan judul “Bioactive Components and Pharmacological Properties of Edible Bird’s Nest” yang keluar di jurnal International Proceedings of Chemical, Biological and Environmental Engineering tahun 2018, sarang burung walet disebut memiliki kandungan sialic acid yang bisa menolong membuat perlindungan tubuh dari infeksi virus influenza.

  1. Bisa mencegah penuaan di kulit

Sarang burung walet dipercayai bisa mencegah dampak penuaan di kulit muka. Riset di Jepang dengan judul “Improvement of Bone Strength and Dermal Thickness Due to Dietary Edible Bird’s Nest Extract in Ovariectomized Rats” dalam jurnal Bioscience Biotechnology and Biochemistry tahun 2011 mendapati jika konsumsi sarang burung walet bisa mempertebal susunan kulit yang tipis.

Disamping itu, disebut jika susunan kulit yang tipis pada manusia diasumsikan dengan gejala penuaan.

Disamping itu, Eunson Hwang dan team melalui riset yang keluar di Journal of Pharmacognosy dan Alami Products tahun 2020 mengatakan jika sarang burung walet bisa dipakai sebagai alternative penyembuhan untuk menyembuhkan kulit yang terluka dan terserang paparan radiasi ultraviolet.

  1. Sebagai suplemen tambahan untuk tingkatkan kesehatan tulang

Kecuali baik untuk kulit dan mencegah terserang virus influenza, sarang burung walet bagus untuk kesehatan tulang.

Laporan dengan judul “Swiftlet and Edible Bird’s Nest Industry in Asia” yang termuat dalam jurnal Pertanika Journal of Scholarly Research Ulasans tahun 2016 menjelaskan jika konsentrat sarang burung walet bisa tingkatkan kemampuan tulang dan fokus kalsium pada tubuh. Ini karena kandungan N-acetylgalactosamine (galNAC) dan N-acetylglucosamine (glcNAC) dalam sarang burung walet.

  1. Mencegah kekebalan insulin

Konsumsi sarang burung walet secara periodik bisa mencegah kekebalan insulin, khususnya untuk mereka yang masih belum dapat mengontrol pola makannya. Apa lagi, kekebalan insulin ialah factor resiko seorang menanggung derita diabetes. Kekebalan insulin ialah keadaan di mana terjadi masalah insulin, hormon yang mengendalikan kandungan gula pada darah.Apa yang ada dalam sarang burung walet akan memberikan signal pada otak untuk produksi insulin semakin banyak kembali. Akhirnya, konsumsi lemak berlebihan dari makanan bisa disertai. Metabolisme tubuh juga bekerja lebih efisien.

  1. Menurunkan peradangan

Masalah autoimun seperti diabetes, rheumatoid arthritis (rematik) dan penyakit radang usus sudah dihubungkan dengan kenaikan kandungan TNF-α (tumor necrosis faktor- alpha). TNF-α ialah protein khusus yang memacu berlangsungnya peradangan mekanismeik dalam tubuh.

Sebuah riset dari Malaysia yang termuat dalam jurnal International Food Research Journal tahun 2011 memberikan laporan jika konsumsi sarang burung walet teratur efisien menolong kurangi produksi TNF-α. Kandungan mangan dalam sarang walet berperan aktifkan dan pastikan enzim yang berperanan menolong menurunkan peradangan bekerja secara baik.

  1. Tingkatkan ketahanan tubuh sepanjang kemoterapi

Sarang burung walet sudah lama dipandang seperti makanan yang bisa tingkatkan ketahanan tubuh di negara aslinya, Tiongkok (RRC). Menurut riset yang termuat dalam jurnal Drug Desain, Development and Terapi, sarang walet secara detil bisa menolong ketahanan tubuh sepanjang kemoterapi.Menurut riset, konsumsi sarang burung walet teratur sepanjang 30 hari bisa tingkatkan kebal imun dalam usus yang menurun karena kemoterapi.Senyawa ada pada liur burung walet dijumpai bisa kurangi cidera pada jaringan usus yang disebabkan karena efek obat cyclophosphamide.

  1. Efek yang bisa muncul dari konsumsi sarang burung walet

Walau sarang burung walet mempunyai banyak manfaat, tapi masih ada efek yang dapat terjadi. Merilis The Strait Times, Dr. Elizabeth Tham, seorang rekanan konselor di pediatri alergi, imunologi dan reumatologi rumah sakit National University di Singapura, menjelaskan jika reaksi alergi pada sarang burung walet dapat terjadi, walau angka peristiwanya termasuk jarang-jarang.

Gejala reaksi yang dapat tampil mencakup:

  • Susah bernapas dan bisa tidak sadarkan diri
  • Bibir dan mata bengap
  • Ruam di kulit
  • Tenggorokan berasa sesak atau kuat
  1. Kapan saat terbaik minum sarang burung walet?

Menurut pakar nutrisi, sarang burung walet seharusnya dimakan saat perut kosong saat pagi hari saat baru bangun tidur atau malam hari saat sebelum tidur. Seputar 1 jam sesudah tidur, fokus bermacam hormon bertambah hingga gizi diserap ke tubuh dengan lebih bagus.

Perlu dianggap jika sampai sekarang riset sekitar manfaat sarang burung walet untuk kesehatan masih diuji-coba untuk contoh sel jaringan tubuh manusia atau hewan saja. Masih perlu dikeduk semakin banyak kembali riset ilmiah yang memperkuat apa manfaat dari konsumsi sarang burung walet.

Di lain sisi, konsumsi sarang burung walet yang lumayan tinggi membuat industri berkembang semakin cepat. Bukan mustahil, keinginan yang semakin meningkat malah jadi teror untuk ekosistem burung walet.

Bahkan juga menjadi rumor menggelisahkan jika beberapa petani sarang burung walet dapat ambil sarang dengan anak burung didalamnya. Pada banyak daerah Pulau Andaman dan Nikobar di seputar India, komunitas burung walet turun sampai 74%.

Cara terbaik ialah mendapati jalan tengah di antara memperoleh manfaat dari sarang burung walet tanpa memunculkan teror untuk ekosistem burung walet tersebut. Diantaranya dengan memberi perlindungan atau tempat khusus untuk burung walet untuk membuat sarangnya.

  1. Panduan pilih sarang burung walet yang bagus

Berikut panduan pilih sarang burung walet:

  • Pastikan kamu beli dari penjual dan/atau toko yang mempunyai integritas bagus. Misalkan: toko mempunyai surat ijin operasi, memiliki rujukan yang baik.
  • Memilih paket minuman sarang burung walet yang higenis.
  • Saat pilih sarang burung walet mentah, tentukan yang kering. Sarang burung walet merasa lekat waktu dipegang beresiko tumbuh jamur saat tersimpan.
  • Warna sarang burung yang begitu putih ada peluang sudah diputihkan, hingga tidak bagus untuk tubuh. Sarang burung walet yang asli saat disaksikan di bawah cahaya matahari atau lampu terlihat terbuka (tembus sinar).
  • Saat di cium, kamu akan merasakan wewangian air liur dari burung walet, sedikit berbau darah, dan ada berbau yang seperti wewangian putih telur yang diolah.
  • Melansir The Peak, sarang burung berbentuk mentah mempunyai empat warna yakni merah; kuning tua keemasan; putih; abu-abu seperti warna batu kapur karena burung walet ini hidup di gua-gua batu kapur dan pinggir jurang; dan putih tua ada semburat hitam. Dari ke-4 warna ini, yang tersering diketemukan di toko ialah yang warna putih.

Itu info sekitar sarang burung walet, terhitung faedahnya untuk kesehatan dan panduan pilih produk yang kwalitasnya baik. Tetapi, harus diingat jika sarang burung walet bukan obat. Dia digolongkan sebagai suplemen. Jika ada keadaan klinis tertentu dan ingin konsumsi sarang burung walet, seharusnya tanyakan dahulu sama dokter, ya.